by

Frank Lampard Tak Masalah Jika Karirnya di Chelsea Tercoreng

Prediksipapa.com – Frank Lampard akan mencoba peruntungannya di Chelsea pada musim 2019-2020 nanti. Dan pria berumur 41 tahun tersebut tidak merasa ada masalah jika dirinya gagal dan mempengaruhi kiprah apiknya sebagai pemain The Blues dulu.

Banyak yang beranggapan bahwa Lampard terlalu dini kembali ke Chelsea. Pasalnya, kiprahnya di dunia kepelatihan masih seumuran jagung. Lampard memulai kiprahnya sebagai pelatih pada tahun 2018 lalu dengan Derby County.

Beban akan terasa semakin berat terutama jika melihat prestasi yang ditorehkan pelatih sebelumnya, Maurizio Sarri. Pria asal Italia tersebut berhasil menyumbangkan gelar Liga Europa serta tiket ke Liga Champions dengan finis di peringkat tiga Premier League.

Jika Lampard mengalami kegagalan, maka statusnya sebagai legenda klub bisa saja terlupakan. Tapi dirinya tidak mengalami masalah dengan itu. Bahkan Lampard sendiri tidak merasa minder dan bertekad mengikuti jejak pelatih-pelatih Chelsea sebelumnya.

“Kesempatan itu datang, dengan hubungan saya di sini, ini sudah jelas adalah klub yang ingin saya latih. Sejak awal saya memulai kepelatihan, awal saya menyadari ini, jika beruntung dan baik-baik saja, saya akan ke Chelsea dan siap menerima resikonya,” tutur Lampard seperti yang dikutip dari Goal International.

“Saya siap mengambil resikonya. Saya harus percaya pada diri sendiri. Saya ingin berpikir bahwa karir sebagai pemain saya sudah ada, dan saya akan menjadi pelatih terbaik sebisanya,” lanjutnya.

“Saya paham resikonya, tapi saya lebih suka mengambil sisi baiknya dan bisakah saya melakukan sesuatu yang sama seperti karir bermain saya, bisakah saya datang dengan kesuksesan dari karir bermain saya?” tambahnya.

Belum Bertemu Abramovich

Meski sudah berstatus sebagai pelatih Chelsea, tapi nyatanya Lampard belum bertemu dengan Roman Abramovich selaku pemilik klub. Tapi karena sudah mengenalnya dengan baik, ia meyakini obrolan akan terjadi pada masa pra-musim.

“Saya belum berbicara dengannya hingga saat ini,” sambungnya. “Saya telah berbincang banyak dengan Marina, kami berbicara secara detil dan mendalam karena ini tengan bagaimana saya ingin bekerja dengan klub dan sebaliknya,” imbuhnya lagi.

“Saya akan berbicaran dengan pemilik pada pra-musim. Saya tahu dia orang yang sibuk serta sosok yang sangat menjunjung privasi, dan saya menghormati itu,” tandasnya.

Di Chelsea, Lampard dihadapkan dengan serangkaian tugas yang cukup berat. Selain masalah hukuman embargo transfer, ia juga harus memutar otak untuk mengatur skuat yang baru saja ditinggal oleh pemain andalannya, Eden Hazard.

Comment

Leave a Reply

News Feed