by

Sir Alex Ferguson Jadi Pelatih Hebat karena Gemar Membuat Pemain MU Kebingungan

Prediksipapa.com  – Rene Meulensteen menjelaskan satu kehebatan utama Sir Alex Ferguson semasa masih menangani Manchester United beberapa tahun silam. Dia menyebut bahwa Ferguson adalah pelatih yang tidak pernah membongkar taktik dan susunan pemain yang sebenarnya pada para pemain di sesi latihan.

Sebagai asisten Ferguson, Meulensteen mengakui bahwa dia bekerja jauh lebih sulit karena gaya melatih Ferguson yang begitu teliti. Ferguson ternyata selalu menerapkan taktik untuk tiga pertandingan ke depan, bukan hanya satu.

MU-nya Ferguson memang dikenal sebagai salah satu tim terbaik sepanjang sejarah. Dia punya banyak pemain hebat sekaligus gemar mengorbitkan pemain-pemain muda. MU menjalani masa keemasannya bersama Ferguson.

Meski demikian, ternyata para pemain MU sering dibuat bingung dengan proses melatih Ferguson.

Rahasia Ferguson

Menurut Meulensteen, Ferguson adalah pelatih yang penuh dengan rahasia. Ferguson tidak akan pernah membongkar susunan pemain yang akan dia turunkan, bahkan dia menggelar sesi latihan dengan komposisi pemain yang acak.

“Hal yang paling sulit adalah kami jarang sekali bermain dengan 11 tim pada sesi latihan. Seharusnya anda memainkan tim yang akan bermain dan menghadapkannya dengan tim lain, tetapi itu jarang terjadi karena Sir Alex Ferguson tidak mau membongkar timnya yang akan bermain,” ungkap Meulensteen kepada Stadium Astro.

“Kami selalu berpikir tiga pertandingan ke depan. Kami bermain di liga, lalu di Liga Champions, lalu laga berikutnya.”

“Sir Alex sudah punya line-up di dalam benaknya untuk laga ketiga, laga kedua, lalu laga pertama,” sambung dia.

Tidak Mudah

Sebab itu, para pemain harus bisa beradaptasi dengan rekan-rekan lainnya. Staf pelatih juga harus berusaha menuruti keinginan Sir Alex sambil berusaha menenangkan para pemain. Gaya ini tidak selalu mudah, tapi banyak berhasil.

“Jadi saya harus bekerja keras di sesi latihan, sebab saya tahu siapa pemain yang akan bekerja dan bermain bersama, pada saat tertentu, hubungan antara pemain penting.”

“Itu tidak selalu mudah, kami sering bermain dengan separuh tim inti. Namun, itu bekerja dengan baik, sebab pelatih hanya akan membeberkan tim pada hari pertandingan,” tutupnya.

Comment

Leave a Reply

News Feed