by

Terkait Dugaan Pemerkosaan, Sample DNA Ronaldo Diminta Polisi

Prediksipapa.com – Polisi Nevada sudah mengajukan permintaan resmi kepada lembaga hukum Italia untuk mendapatkan sample DNA megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo dalam investigasi tuduhan pemerkosaan yang dilakukannya. Ronaldo dituding telah memperkosa wanita Amerika Serikat di Las Vegas, satu dekade silam.

Mengutip Reuters, kasus ini muncul di permukaan pada September 2018 lalu. Seorang wanita bernama Kathryn Mayorga menuntut Ronaldo pada Clark County District Court di Nevada. Perempuan ini menuding Ronaldo telah memperkosa dia di salah satu hotel di Las Vegas pada tahun 2009.

Mayorga mengatakan bahwa Ronaldo telah memberinya uang sebesar 375.000 USD sebagai biaya tutup mulut. Namun, kini Mayorga justru meminta Ronaldo membayar 200.000 USD sebagai biaya ganti rugi dan untuk menghindari keputusan di balik layar.

Wanita ini mengaku pernah dipaksa menandatangani perjanjian tutup mulut oleh spesialis proteksi reputasi personal yang mewakili Ronaldo. Sejak September lalu, kasus ini ternyata semakin meluas.

Ronaldo sendiri sudah bersedia bekerja sama.

Sudah Pernah Dilaporkan

Las Vegas Metropolitan Police Department mengatakan bahwa pada saat itu, ada laporan insiden yang masuk ke tangan polisi, diduga insiden ini terjadi di malam yang sama dengan tudingan pemerkosaan tersebut, hal inilah yang menyebabkan kasus ini di buka kembali. Polisi sendiri tak berkata bahwa laporan pada tahun 2009 itu sudah pasti merupakan kasus Ronaldo, sebab investigasi masih berjalan.

Penyelidik meminta sample DNA Ronaldo untuk mencocokkan dengan sample lain yang ditemukan pada gaun sang penuduh pada malam tersebut, yang ternyata gaun itu bukan miliknya sendiri.

Laura Meltzer, juru bicara Las Vegas police mengatakan: “mengambil langkah yang sama dalam kasus ini dengan serangan seksual lainnya untuk memfasilitasi pengambilan bukti DNA. Kami mengonfirmasi bahwa permintaan resmi telah diajukan ke lembaga berwenang Italia.”

Jawaban Ronaldo

Menanggapi perkembangan kasus ini, pengacara Ronaldo, Peter Christiansen juga membenarkan pengambilan sample DNA tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa Ronaldo mau bersikap kooperatif untuk membantu jalannya penyelidikan.

“Mr. Ronaldo selalu konsisten, sama seperti yang dia lakukan hari ini, bahwa apa yang terjadi di Las Vegas pada 2009 lalu bersifat konsensual, jadi tak mengherankan bahwa DNA akan terlibat, atau bahwa polisi akan mengajukan permintaan standar ini sebagai bagian dari penyelidikan mereka,” ujar Peter.

Melalui perkataan pengacara ini, dapat disimpulkan bahwa Ronaldo mengakui menjalin hubungan dengan Mayorga, tapi dia membantah telah memerkosa wanita tersebut. Hubungan Ronaldo dan Mayorga terjadi berdasarkan kesepakatan dan kerelaan kedua pihak, tanpa unsur pemaksaan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed